Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.Ibrani 10:25
by Kelby Tirtabudi @kelbytirtabudi
Baru saja seorang Kristen memasuki jenjang kehidupan yang lebih tinggi yaitu dunia perkuliahan. Pertama kali menjadi mahasiswa pasti merindukan adanya tempat persekutuan dengan saudara seiman. Tetapi sayangnya tidak semua kampus memiliki wadah tersebut.
Lain cerita jika suatu kampus baru memiliki Persekutuan Mahasiwa Kristen (PMK) yang masih belum stabil dan kokoh. Kendala tersebut wajar saja terjadi karena memperjuangkan pelayanan mahasiswa tidak segampang membalik telapak tangan. PMK-PMK yang sudah berdiri kokoh di kampus-kampus terkenal memiliki sejarahnya masing-masing dan sudah mengalami masa-masa pembentukannya sejak awal berdiri.
Lain cerita jika suatu kampus baru memiliki Persekutuan Mahasiwa Kristen (PMK) yang masih belum stabil dan kokoh. Kendala tersebut wajar saja terjadi karena memperjuangkan pelayanan mahasiswa tidak segampang membalik telapak tangan. PMK-PMK yang sudah berdiri kokoh di kampus-kampus terkenal memiliki sejarahnya masing-masing dan sudah mengalami masa-masa pembentukannya sejak awal berdiri.
Tidak perlu berkecil hati jika di kampus Anda belum memiliki PMK. Manajemen PMK hadir memberikan solusi yang tepat, bermanfaat, berlandaskan kebenaran Firman Tuhan dan praktis bagi Anda sekalian.
Sebagai langkah konkret maka di sini akan dipaparkan dengan rinci langkah-langkah mudah memulai Persekutuan Mahasiswa Kristen di kampus Anda. Langkah-langkah tersebut ada yang harus dilakukan dan tidak wajib dilakukan. Seluruh langkah-langkah tersebut tidak menjadi hal yang baku dan disesuaikan dengan kondisi persekutuan masing-masing.
Simak penjelasan langkah-langkah mudah di bawah ini:
.Anggota yang Kedua
Kamu tidak perlu mencari anggota yang pertama karena anggota pertama adalah dirimu sendiri. Ceritakanlah kerinduanmu untuk memulai suatu persekutuan di kampusmu dengan sesama orang percaya lainnya. Akan sangat efektif jika dimulai dengan sahabatmu. Kemungkinan besar ia akan sangat setuju.
Tidak perlu berlama-lama untuk mencari anggota sebanyak mungkin. Ketika sudah ada tiga orang, langsung tentukan di mana dan kapan akan dimulai. Firman Tuhan berkata ," Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka." Inilah konsep persekutuan dan anggota persekutuan tidak harus berjumlah banyak. Jumlah yang sedikit saja sudah dapat memuliakan Tuhan.
Meskipun awalnya jumlahnya sedikit, yakinlah bahwa jumlah itu akan bertambah dan menjadi komunitas mahasiswa Kristen yang kuat suatu saat nanti. Saya yakin masih banyak mahasiswa Kristen di luar sana yang merindukan adanya suatu persekutuan tempat mereka bisa memuji Tuhan dan berbagi.
.Doa adalah Dasar
Memulai persekutuan di kampus adalah memulai langkah besar di hidup kita. Tidak dapat dipungkiri bahwa tanpa doa, mimpi itu akan sulit menjadi kenyataan. Awalilah harimu dengan doa apalagi perkara besar yang akan kamu kerjakan.
Tak hanya aktivitas berdoa yang dimaksud pada poin ini, namun doa tersebut adalah konten terpenting di dalam suatu persekutuan. Persekutuan adalah saat di mana minimal 2 orang bersama-sama memuji Tuhan, berkomunikasi dengan Tuhan dan menyembah Tuhan.
Persekutuan yang pertama kali diadakan adalah Persekutuan Doa. Tak perlu memulai dengan yang susah seperti mengundang pembicara atau mengadakan seminar atau retreat dan semacamnya. Di awal-awal Persekutuan Doa saja sudah cukup.
Kemudian apakah yang dilakukan di Persekutuan Doa? Apakah hanya berdoa saja?
Tentu tidak, tetapi berdoa adalah hidangan utamanya. Di dalam Persekutuan Doa, Doa mengambil porsi yang lebih banyak dibandingkan aktivitas lain. Aktivitas lainnya bisa berupa bernyanyi dan sharing.
Karena doa mengambil porsi yang paling banyak dibandingkan aktivitas lainnya, jika tidak kreatif, maka anggota persekutuan akan cepat merasa bosan. Berdoa bisa dilakukan dengan berbagai cara dan dengan pokok doa yang berbeda-beda.
Dalam menentukan pokok doa, kamu bisa menggunakan metode ini, dimulai dari hal yang paling besar yaitu:
1. DUNIA: berdoalah untuk isu-isu global seperti perang, bencana alam, wabah penyakit, bencana kelaparan dan sebagainya.
2. INDONESIA: masalah-masalah seperti kasus KKN, kemiskinan, bencana alam dan sebagainya dapat menjadi topik doa. Selain itu bisa mendoakan untuk event-event besar seperti pertandingan sepakbola, pemilu, pembaharuan kebijakan seperti kenaikan bbm, tarif dasar listrik dan sebagainya.
3. KAMPUS: berdoalah untuk acara-acara yang dibuat oleh kampus seperti seminar, kompetisi, bakti sosial. Topik doa lainnya adalah rutinitas mahasiswa dan dosen seperti belajar mengajar, uts uas. Selain itu kamu dapat berdoa untuk masyarakat di kampus agar bisa dimenangkan jiwanya.
4. KELUARGA DAN ORANG YANG DISAYANGI: Selain keluarga, teman PMK kita juga dapat didoakan, selain itu pacar, teman jauh, dosen, wali, dan siapapun yang ingin kamu doakan. Jika kamu mengetahui pergumulan mereka, sebutkan juga pergumulan tersebut di dalam doa yang kamu panjatkan.
5. DIRI SENDIRI: yang terakhir berdoalah untuk diri sendiri, untuk pergumulan yang sedang dihadapi, pencapaian yang ingin dicapai tahun ini, hubungan pribadi dengan Allah, hubungan pribadi dengan sesama.
Tak hanya aktivitas berdoa yang dimaksud pada poin ini, namun doa tersebut adalah konten terpenting di dalam suatu persekutuan. Persekutuan adalah saat di mana minimal 2 orang bersama-sama memuji Tuhan, berkomunikasi dengan Tuhan dan menyembah Tuhan.
Persekutuan yang pertama kali diadakan adalah Persekutuan Doa. Tak perlu memulai dengan yang susah seperti mengundang pembicara atau mengadakan seminar atau retreat dan semacamnya. Di awal-awal Persekutuan Doa saja sudah cukup.
Kemudian apakah yang dilakukan di Persekutuan Doa? Apakah hanya berdoa saja?
Tentu tidak, tetapi berdoa adalah hidangan utamanya. Di dalam Persekutuan Doa, Doa mengambil porsi yang lebih banyak dibandingkan aktivitas lain. Aktivitas lainnya bisa berupa bernyanyi dan sharing.
Karena doa mengambil porsi yang paling banyak dibandingkan aktivitas lainnya, jika tidak kreatif, maka anggota persekutuan akan cepat merasa bosan. Berdoa bisa dilakukan dengan berbagai cara dan dengan pokok doa yang berbeda-beda.
Dalam menentukan pokok doa, kamu bisa menggunakan metode ini, dimulai dari hal yang paling besar yaitu:
1. DUNIA: berdoalah untuk isu-isu global seperti perang, bencana alam, wabah penyakit, bencana kelaparan dan sebagainya.
2. INDONESIA: masalah-masalah seperti kasus KKN, kemiskinan, bencana alam dan sebagainya dapat menjadi topik doa. Selain itu bisa mendoakan untuk event-event besar seperti pertandingan sepakbola, pemilu, pembaharuan kebijakan seperti kenaikan bbm, tarif dasar listrik dan sebagainya.
3. KAMPUS: berdoalah untuk acara-acara yang dibuat oleh kampus seperti seminar, kompetisi, bakti sosial. Topik doa lainnya adalah rutinitas mahasiswa dan dosen seperti belajar mengajar, uts uas. Selain itu kamu dapat berdoa untuk masyarakat di kampus agar bisa dimenangkan jiwanya.
4. KELUARGA DAN ORANG YANG DISAYANGI: Selain keluarga, teman PMK kita juga dapat didoakan, selain itu pacar, teman jauh, dosen, wali, dan siapapun yang ingin kamu doakan. Jika kamu mengetahui pergumulan mereka, sebutkan juga pergumulan tersebut di dalam doa yang kamu panjatkan.
5. DIRI SENDIRI: yang terakhir berdoalah untuk diri sendiri, untuk pergumulan yang sedang dihadapi, pencapaian yang ingin dicapai tahun ini, hubungan pribadi dengan Allah, hubungan pribadi dengan sesama.
Agar lebih kreatif dalam berdoa untuk dunia, cara jitu ini dapat digunakan. Pemimpin persekutuan doa memilih suatu negara dan mencari berita atau isu terkait negara tersebut. Contoh: di negara Kongo terjadi kudeta rakyat terhadap pemerintahan Kongo, berdoa buat kedamaian di sana, semoga pemerintahan yang baru dapat terbentuk kembali, berdoa untuk korban kudeta di sana dan sebagainya. Contoh lain berdoa untuk negara Meksiko, yang terjadi bencana banjir dan kelaparan di mana-mana sembari akan mengadakan pemilu Presiden.
Setiap minggunya pemimpin persekutuan doa memilih suatu negara yang berbeda dengan minggu sebelumnya. Dengan demikian anggota selain mengetahui berita terbaru juga tidak akan merasa bosan dengan pokok doa yang sama setiap minggunya.
Metode ini juga bisa diterapkan ketika mendoakan untuk Indonesia. Pada minggu ini, berdoa untuk provinsi Aceh yang rencananya akan membuka tambang gas alam, pemilihan gubernur baru, berdoa juga untuk penginjilan di Aceh yang masih lemah penetrasinya dan berdoa untuk pertumbuhan ekonomi di sana.
Dengan menggunakan metode ini maka anggota akan tahu lebih dalam dan lebih mengena terhadap negara/provinsi yang didoakan.
Setiap minggunya pemimpin persekutuan doa memilih suatu negara yang berbeda dengan minggu sebelumnya. Dengan demikian anggota selain mengetahui berita terbaru juga tidak akan merasa bosan dengan pokok doa yang sama setiap minggunya.
Metode ini juga bisa diterapkan ketika mendoakan untuk Indonesia. Pada minggu ini, berdoa untuk provinsi Aceh yang rencananya akan membuka tambang gas alam, pemilihan gubernur baru, berdoa juga untuk penginjilan di Aceh yang masih lemah penetrasinya dan berdoa untuk pertumbuhan ekonomi di sana.
Dengan menggunakan metode ini maka anggota akan tahu lebih dalam dan lebih mengena terhadap negara/provinsi yang didoakan.
Metode berdoa yang lain adalah mendoakan orang di samping kanan atau kiri kita, jika anggota duduk melingkar. Sediakan waktu beberapa menit agar masing-masing dapat menceritakan secara singkat hal apa saja yang ingin didoakan oleh lawannya dan lawannya mendengarkan dan melakukan hal yang serupa.
.Legalitas memberikan keLeluasaan
Mengadakan persekutuan tanpa izin pihak universitas cepat lambat akan memberikan efek negatif. Selain itu, jemaat dan pengurus tidak akan memiliki rasa tenang ketika bersekutu karena PMK belum memiliki izin untuk beribadah di kampus. Jika PMK ada pada Kampus kristen, mungkin masih dapat ditolerir dan diberikan kesempatan untuk mengurus perizinannya, lain cerita jika kampus di mana orang Kristen menjadi minoritas di dalamnya. Tekanan akan semakin besar dan PMK tidak akan bertahan lama menghadapi kondisi demikian.
Oleh karena itu, legalitas PMK pada universitas sangatlah diperlukan untuk menunjang keberlangsungan hidup PMK. Uruslah secepat mungkin dan jadikan PMK bagian dari universitas tersebut. Buat izin sementara ketika PMK belum legal agar ibadah bisa dijalankan dengan leluasa.
Ikut memasukkan PMK sebagai bagian dari keluarga besar kampus akan memberikan efek positif secara jangka panjang. Hubungan PMK dengan bagian unit kegiatan kampus akan terjalin dengan baik. Kemungkinan besar PMK juga akan didukung oleh fasilitas dari kampus seperti ruang untuk beribadah.
Bayangkan jika PMK belum memiliki tempat tetap untuk ibadah. Minggu ini, menggunakan ruang kosong yang tidak dikunci. Minggu depan terpaksa harus pindah ke belakang kantin. Minggu depan pindah tempat lagi. Di awal-awal, jumlah anggota yang masih sedikit mungkin tidak akan menjadi masalah. Seiring berjalannya waktu, anggota akan terus bertambah dan PMK semakin besar, otomatis tempat yang memadai akan dibutuhkan dan tempat tersebut bisa diperoleh melalui izin untuk ibadah.
.Alur persekutuan yang Abadi
Mengapa saya menyebutnya abadi? Karena memang elemen-elemen di dalam suatu persekutuan itu tidak jauh berbeda dan berada pada aliran yang sama. Di dalam persekutuan ibadah PMK terdapat elemen-elemen yang tetap seperti puji-pujian, berdoa dan penyampaian Firman Tuhan. Sementara di persekutuan doa yang terpenting adalah doa dan boleh ditambah dengan puji-pujian maupun sharing satu sama lain. Elemen-elemen seperti pengakuan iman rasuli, doxology, gloria patri tidak perlu diadakan karena mengarah pada denominasi tertentu. Persembahan dan pengakuan dosa adalah opsional karena masih bersifat umum.
Alur ibadah sederhana yang dapat kamu pakai adalah seperti di bawah ini:
1. Bernyanyi no. 1 (Worship)* 5'
2. Doa pembuka 5'
3. Bernyanyi no. 2 (Praise)* 15'
3. Penyampaian Firman Tuhan (Doa pembuka dan penutup) 45'
4. Bernyanyi no. 3 (Lagu merespon Firman Tuhan) 5'
5. Doa syafaat 5'
6. Bernyanyi no. (Lagu penutup ) 5'
7. Doa penutup 5'
Total waktu adalah 1 jam 30 menit.
*Jumlah lagu tidak harus hanya satu, bisa lebih dan dikondisikan dengan situasi.
Alur untuk persekutuan doa pada dasarnya bersifat mengulang, seperti contoh di bawah ini:
Alur ibadah sederhana yang dapat kamu pakai adalah seperti di bawah ini:
1. Bernyanyi no. 1 (Worship)* 5'
2. Doa pembuka 5'
3. Bernyanyi no. 2 (Praise)* 15'
3. Penyampaian Firman Tuhan (Doa pembuka dan penutup) 45'
4. Bernyanyi no. 3 (Lagu merespon Firman Tuhan) 5'
5. Doa syafaat 5'
6. Bernyanyi no. (Lagu penutup ) 5'
7. Doa penutup 5'
Total waktu adalah 1 jam 30 menit.
*Jumlah lagu tidak harus hanya satu, bisa lebih dan dikondisikan dengan situasi.
Alur untuk persekutuan doa pada dasarnya bersifat mengulang, seperti contoh di bawah ini:
1. Doa pembuka
2. Bernyanyi no. 1
3. Sharing
4. Berdoa untuk Dunia
5. Bernyanyi no. 2
6. Sharing
7. Berdoa untuk Indonesia
8. Dst
Alur tersebut tidak perlu baku, elemen- elemen yang ada dapat ditaruh pada urutan yang berbeda sesuai kondisi. Selain itu elemen lain seperti games, sharing di depan, puji-pujian vokal grup maupun solo dapat dimasukkan.
.Buatlah itu menjadi Rutin
Sebulan sekali, 3 minggu sekali ataupun dua minggu sekali adalah ide yang buruk untuk menyebutnya rutin. Seminggu sekali adalah yang terbaik. Jika dibuat dua minggu sekali maka kesan yang didapatkan akan jauh berkurang.
Suatu mata kuliah diajarkan seminggu sekali. Pergi ke gereja seminggu sekali. Tuhan menciptakan seminggu - seminggu agar manusia bisa menjadwalkan hal penting dan yang perlu dirutinkan ke dalam suatu hari di setiap minggu, tinggal pilih hari manakah itu.
Sebulan sekali, 3 minggu sekali ataupun dua minggu sekali adalah ide yang buruk untuk menyebutnya rutin. Seminggu sekali adalah yang terbaik. Jika dibuat dua minggu sekali maka kesan yang didapatkan akan jauh berkurang.
Suatu mata kuliah diajarkan seminggu sekali. Pergi ke gereja seminggu sekali. Tuhan menciptakan seminggu - seminggu agar manusia bisa menjadwalkan hal penting dan yang perlu dirutinkan ke dalam suatu hari di setiap minggu, tinggal pilih hari manakah itu.
Kerutinan itu akan mendatangkan banyak manfaat bagi pengurus dan anggota. Anggota tidak akan lupa kalau minggu ini ada ibadah PMK. Pengurus akan bekerja secara bertahap dan konsisten. Selain itu lebih mudah memanage ibadah yang dibuat setiap minggu ketimbang dua minggu sekali. Ibadah dua minggu sekali kadang-kadang dapat terganggu oleh hari libur yang menyebabkan ibadah menjadi sebulan sekali. Jika ingin menjadwalkan ibadah di hari lain maka usaha untuk menemukan jadwal yang tepat agar semua orang dapat hadir akan sangat besar.
.Interdenominasi itu Indah
Interdenominasi mungkin menjadi kata yang asing bagi telinga Anda, tetapi maknanya dalam dan jika diterapkan maka memberikan dampak positif yang kuat bagi PMK.
Inter berarti antar dan denominasi berarti aliran gereja yang sesuai kitab suci dan bukan bidat. Kata tersebut berarti tidak mengarah pada denominasi/aliran tertentu. Dengan kata lain, tidak berada di naungan suatu gereja, tidak memiliki ibadah yang mengarah pada kebiasaan suku tertentu, memiliki tata ibadah yang sifatnya netral.
Interdenominasi mungkin menjadi kata yang asing bagi telinga Anda, tetapi maknanya dalam dan jika diterapkan maka memberikan dampak positif yang kuat bagi PMK.
Inter berarti antar dan denominasi berarti aliran gereja yang sesuai kitab suci dan bukan bidat. Kata tersebut berarti tidak mengarah pada denominasi/aliran tertentu. Dengan kata lain, tidak berada di naungan suatu gereja, tidak memiliki ibadah yang mengarah pada kebiasaan suku tertentu, memiliki tata ibadah yang sifatnya netral.
Seluruh PMK baik di Indonesia maupun di dunia hendaklah bersifat interdenominasi. Ada 2 Alasan kuat yang mendasarinya:
1. Anggota PMK berasal dari latar belakang gereja yang berbeda-beda.
Mengingat hal ini maka tidak mungkin anggota dapat betah atau menerima bahwa PMK tersebut beraliran tertentu. Mahasiswa baru mungkin tidak akan datang ke ibadah PMK kedua kalinya setelah mengetahui kondisi yang sebenarnya.
Bisa dikatakan bahwa PMK yang berdenominasi tertentu digunakan sebagai alat pancing dan akhirnya akan bermuara di gereja yang menaungi PMK tersebut.
Oleh karena interdenominasi adalah suatu cara yang paling tepat untuk menerima semua mahasiswa yang berbeda - beda aliran gerejanya.
2. Di surga, setiap orang percaya tidak memiliki aliran gereja
Orang percaya suatu saat ini nanti akan pulang ke Rumah Bapa yaitu di surga. Di sana tidak akan ada lagi perbedaan aliran/ denominasi gereja seperti yang ada di bumi. Menyatukan semua denominasi yang ada di bumi bukanlah perkara kecil, namun menerapkannya di PMK akan jauh lebih mudah. Dengan menerapkan prinsip ini, maka penggalan Doa Bapa Kami yang berbunyi "...di bumi seperti di sorga..." akan menjadi kenyataan
Uniknya pelayanan mahasiswa ada pada poin ini. Poin ini jarang ditemukan pada gereja-gereja kecuali pada lembaga pelayanan tertentu.
Inilah langkah-langkah praktis yang bisa kalian terapkan dalam memulai PMK. Postingan di blog ini akan diusahakan memiliki isi yang komprehensif dan praktis sekaligus memiliki dasar kebenaran Firman Tuhan.
Jika anda ingin merequest topik tertentu mengenai PMK agar ditampilkan di blog ini maka anda dapat menuliskan komentar di bawah atau ke akun twitter blog ini yaitu @ManajerPMK . Topik yang direquest akan lebih diprioritaskan. Tuhan Yesus memberkati kita sekalian.

No comments:
Post a Comment