Resolusi Tahun Baru 2015 untuk Anak PMK


sharing resolusi 2015 kelompok tumbuh bersama alumni PMK Kolose 323


 Seorang anak PMK memiliki dua peran utama dalam kehidupannya saat itu yaitu 1. Mahasiswa dan 2. Orang Kristen. Merupakan suatu keharusan bagi seorang mahasiswa Kristen untuk melakukan RESOLUSI tahun baru. Dengan melakukannya, itulah suatu pertanda bahwa ia ingin serius bertumbuh dalam Tuhan.

Apa saja yang harus diresolusi untuk seorang mahasiswa Kristen seperti kita?
Hanya ada dua yang harus kita resolusikan sebagai seorang mahasiswa. Keduanya adalah:

REVOLUSI STUDI
IPK di bawah rata-rata adalah suatu pergumulan yang tidak boleh dianggap enteng. Mengapa? Karena meskipun bersekutu di PMK penting, namun lebih penting lagi menyelesaikan kuliah dengan baik. Tujuan utama kita kuliah di kampus saat ini adalah untuk menyelesaikannya, bukan menjadi pemain futsal terbaik, artis kampus, jualan, ketua BEM, pengurus PMK ataupun pendaki gunung. Tidak ada salahnya mencapai prestasi tertentu asal kuliah diutamakan.

Setelah sadar kuliah adalah yang utama. Coba cek IPK Anda. Apakah IPK Anda bagus? Anda dapat menilai sendiri. Apakah orang tua akan senang melihat IPK Anda? Anda bisa menebaknya sendiri.
Bagi yang memiliki IPK cumlaude, bersyukurlah senantiasa dan jangan lengah dalam kuliah. Bagi yang masih belum mencapai target IPK, kuliah belum berakhir dan Anda dapat melakukan beberapa hal ini:

1. Invest Waktu lebih banyak
Kita tidak bodoh, hanya terkadang melakukan kegiatan lain lebih banyak dibandingkan belajar. Kalau kondisi sekarang tidak membuat IPKmu lebih baik, segera buang aktivitas yang tidak diprioritaskan. Berkorbanlah terhadap suatu aktivitas yang kamu suka tetapi tidak penting. Tambah waktu belajar sendiri dan diskusi bersama teman. Niscaya Anda akan mendapatkan nilai lebih tinggi ketika ujian.

Perbedaan Anda dengan mahasiswa lain adalah Kecepatan Daya Tanggap. Jika Anda memang daya tanggapnya lambat, Anda sebaiknya menggunakan waktu lebih banyak untuk diskusi dan belajar sendiri. Ingat, karena KULIAH adalah tujuan Anda datang ke kampus tempat Anda menimba ilmu sekarang.

Jika Anda memang memiliki daya tanggap yang cepat, pergunakanlah untuk mengajar anak PMK yang lain. Melalui mengajarlah, Anda dapat lebih menguasai sebuah ilmu. Di samping itu, anak PMK juga bisa merasakan adanya kasih persaudaraan di PMK.

2. Buat Target yang Realistis
Jika IPK Anda sekarang 2.68, jangan menargetkan IPK semester depan akan menjadi 3.5. Buat gol yang realistis supaya Anda akan menganggap itu sangat mungkin untuk terjadi. ManajemenPMK akan menyediakan tools yang dapat membantu Anda untuk mengejar target IPK Anda.

Anda dapat mendownload ketiga tools yang akan saya sajikan melalui google drive ini.

Anda hanya perlu mengedit nama saya dengan nama Anda di tulisan-tulisan yang ada kemudian melakukan beberapa hal berikut ini.


1. Tentukan posisi IPK Anda sekarang dan letakkan sesuai tempatnya. Jika IPK Anda 2.98 maka pasang di bawah IPK 3 dan di atas IPK 2.75. Update setiap semester di mana posisi Anda apakah sudah mendekati target atau tidak?

2. Tulis semester keberapa Anda sedang kuliah. Prediksikan untuk IPK seperti 3.5, 3, 2.75 pada semester keberapa Anda akan mencapainya. Pada awal kuliah, perubahan IPK akan lebih signifikan sedangkan pada akhir kuliah (mendekati semester 8) perubahan IPK akan kurang signifikan.

3. Tulis kata-kata motivasi pada IPK target. Contoh saya adalah tentang peluang kerja yang dapat dicapai jika mencapai target IPK tertentu. Anda bisa menggunakan kalimat penyemangat yang lain seperti: Orang tua saya akan bangga ketika saya mencapai IPK ini.

4. Print dan tempel di tempat yang sering Anda lihat.

5. Doakan dan yakinlah dengan seizin Tuhan Anda dapat meningkatkan IPK Anda.

Untuk menutup bagian ini saya akan memberikan quote motivasi buat Anda agar tetap semangat dalam menjalani perkuliahannya.

courtesy of motivasi-dahsyat.tumblr.com



PANGGILAN HIDUP
Selesai kuliah, apa yang akan Anda lakukan? Pertanyaan sederhana dan pasti akan Anda dengar lulus nanti. Jawabannya kebanyakan "cari kerja" atau sering kali "cari kerja dulu habis itu mau buka usaha". Jawaban tersebut menandakan Anda tidak punya "tujuan hidup" atau dengan kata lain belum mengetahui apa panggilan hidup Anda.

Anda dapat mencoba tools sederhana ini terlebih dahulu agar memiliki bayangan untuk menentukan arah hidup ke depan. Manajemen PMK berjanji akan memberikan tools untuk mengetahui panggilan hidup yang lebih spesifik dan mendalam di kemudian hari.


Tugas Anda:
1. Ada tiga kategori utama yang menjadi akses kita untuk melakukan suatu pekerjaan yaitu Jurusan, Usaha Orang Tua dan Kesempatan dari luar. Pertama tulislah jenis-jenis pekerjaan yang berkaitan dengan jurusan Anda, kemudian tulis usaha orang tua Anda atau saudara Anda. Setelah itu, tulis segala kesempatan yang ditawarkan orang lain, terbuka untuk dicoba atau ajakan teman.


 2. Saya memberikan tiga variabel yang berkenaan dengan pekerjaan yang dipilih yaitu Minat, Kemampuan dan Kemudahan Masuk. Beri bobot 1 - 10 terhadap ketiga variabel tersebut. Makin penting menurut kamu, maka berilah bobot yang lebih besar. Anda boleh menambahkan variabel Besar Gaji jika ingin. Kemudahan Masuk berarti seberapa mudah Anda dapat mendapatkan pekerjaan/ melakukan wirausaha tersebut.


3. Beri nilai seberapa minat/mampu/mudah masuk Anda pada pekerjaan. Kemudian kalikan dan jumlahkan seluruh nilai. Pekerjaan dengan nilai terbesar adalah pekerjaan yang dapat memberikan kepuasan kepada Anda.



Tools sederhana tersebut bisa Anda gunakan untuk decision making hal lain. Semoga bisa membantu Anda.


Dan sebagai orang Kristen, tidak boleh kita lupakan untuk melakukan pengembangan diri dan menanggalkan dosa-dosa yang menjerat.
PENGEMBANGAN DIRI

Manusia setiap harinya harus berkembang ke arah yang lebih baik. Apalagi anak PMK yang percaya kepada Tuhan. Setiap kita memiliki arah pengembangan diri masing-masing dan sifatnya unik. Meskipun berbeda-beda namun saya akan memberikan tools yang dapat digunakan untuk setiap orang.

Toolsnya sangat sederhana. Pertama-tama tulis semua pengembangan diri yang akan kamu lakukan "List To Do". Pengembangan diri tidak harus melulu yang positif tetapi juga boleh menggunakan kalimat negatif, cth: mengurangi berat badan, mengurangi makan yang manis-manis. Contohnya seperti di bawah ini.


Tips: buat List To Do yang rasional, dapat dicapai tanpa susah payah tapi tidak mudah-mudah amat, buat kuantifikasi dari To Do nya. Mengkuantifikasikannnya akan membuat Anda lebih kebayang di dalam melakukan komitmen ini.

PERGUMULAN DOSA
Setiap orang tanpa terkecuali menggumuli dosa. Dosa datang setiap hari dan kadang-kadang tidak terasa sudah semakin parah. Tuhan membenci dosa sehingga kita juga harus meninggalkan dosa. Sederhana saja, buatlah resolusi untuk meninggalkan dosa tersebut. Selesai.
Permasalahannya adalah membuat resolusi dan menjalankannya tidak gampang. Dibutuhkan keinginan yang teguh dan relasi yang baik dengan Tuhan untuk mau meninggalkan dosa. Manajemen PMK ingin agar Anda bisa semakin hari semakin serupa dengan Kritus, oleh karena itu Manajemen PMK menyajikan tools mengenai pergumulan dosa.

Mirip dengan Model Pengembangan Diri, namun kali ini ditambah kolom "Dosa dan Kebiasaan Buruk". Daftarkan dosa-dosa kita, kemudian buat List To Do-nya juga. Bagian ini adalah bagian yang paling susah. Selain meminta pertolongan dari Tuhan agar membantu kita di dalam meninggalkan dosa-dosa, juga perlu usaha dari diri kita sendiri karena sebenarnya dosa-dosa dapat kita hindari hanya saja kita ingin sekali menuruti hawa nafsu.
Anda dapat mendownload ketiga tools termasuk tools pergumulan dosa melalui google drive ini

Mari saya ulangi apa saja yang perlu dibuat resolusi tahun baru 2015.
1. Revolusi Studi
2. Menentukan Panggilan Hidup ke Depan
3. Pengembangan Diri
4. Meninggalkan Dosa

Doa saya untuk para pembaca, semoga di tahun baru 2015 ini, kita sekalian bisa memerangi dosa yang ada di dalam diri kita, sekaligus mencapai apa yang Tuhan inginkan di hidup kita.




Manajemen PMK mengucapkan Happy New Year 2015
Tuhan Memberkati!

10 Tokoh Paling Hina dan Kado Natal Mereka


1. ORANG-ORANG MAJUS
"God’s Grace upon Genius Gentiles"

courtesy of jesuswalk.com


Orang-orang majus dari Timur adalah cendekiawan di masanya. Mereka diketahui berasal dari Persia dan menganut kepercayaan Zoroaster. Jelas bahwa mereka bukanlah orang Yahudi yang mengenal Allah yang sesungguhnya. Mereka adalah orang kafir dari sudut pandang orang Yahudi saat itu. 

Bagi orang Yahudi, mereka menganggap diri mereka adalah bangsa pilihan, paling dikasihi oleh Tuhan, paling dekat dengan Tuhan, memiliki hubungan yang khusus dengan Yang Maha Kuasa. Tak heran orang Yahudi tidak ingin bergaul dan menjauhkan diri dari orang-orang kafir di zamannya seperti orang Yunani, Romawi dan lainnya termasuk dari negeri lain.

Walaupun orang-orang majus adalah orang kafir, mereka mendapatkan anugerah yang luar biasa dari Tuhan Allah orang Yahudi. Hanya mereka orang kafir yang diberi petunjuk tentang Mesias yang akan datang dan mengerti akannya. Petunjuk Allah yang tampak melalui bintang natal memberikan mereka suatu dorongan untuk datang dan menyembah Raja yang baru lahir tersebut.

Anugerah yang diberikan Tuhan kepada orang-orang majus menunjukkan bahwa Yesus datang ke dunia bukan hanya untuk orang Yahudi saja tetapi kepada orang non Yahudi juga dan hal ini jelas dan konsisten dinyatakan dalam amanat agung Tuhan Yesus ketika hendak naik ke sorga. Matius 28:19-20,”Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” 

Kata “semua bangsa” menunjukkan tidak ada lagi perbedaan antara Yahudi dengan non Yahudi. Momen orang majus tersebut sejalan dengan rencana yang dinyatakan-Nya. Orang majus yang dianggap orang Yahudi hina kini dimuliakan oleh Tuhan karena iman mereka.


2,3. ZAKHARIA dan ELISABET
"Old Impotent Couple"

courtesy of blessedcelebration.com
Zakharia adalah seorang imam yang melayani di bait suci dan ia bukanlah imam penting pada saat itu. Ia sudah lanjut umurnya. Lalu di mana sisi kehinaan yang dipandang oleh orang Yahudi pada saat itu? Lukas 1:7 menyebutkan ,”Tetapi mereka tidak mempunyai anak, sebab Elisabet mandul dan keduanya telah lanjut umurnya.” Ayat tersebut memang terasa datar dan seakan-akan hanya memberikan informasi tambahan. Akan tetapi dari ayat tersebut, tersirat ada pergumulan berat yang dihadapi oleh pasangan Zakharia dan istrinya Elisabet

Mereka tidak memiliki anak dan dalam kehidupan masyarakat Yahudi, orang yang tidak memiliki anak berarti tidak diberkati oleh Tuhan atau dengan kata lain dikutuk. Orang Yahudi biasa yang mandul mungkin akan biasa-biasa saja namun Zakharia adalah seorang imam. Hanya karena mandul, masyarakat dapat beranggapan bahwa Zakharia bukanlah imam yang baik. 

Di situlah letak kehinaan Zakharia dan Elisabet di pandangan masyarakat orang itu. Meskipun demikian, Tuhan memiliki rencana yang indah untuk pasangan yang mandul ini. Hebatnya hadiahnya adalah seorang anak. Bukan seorang anak seperti umumnya melainkan seorang yang akan menyiapkan jalan bagi Sang Mesias. Anak itu kelak akan dikenal sebagai Yohanes Pembaptis, orang yang membaptis Yesus di sungai Yordan. 

Tiada pasangan yang lebih bersukacita melihat anaknya boleh melakukan pelayanan yang sungguh mulia. Saya pribadi yakin masyarakat yang tadinya berpandangan negatif terhadap Zakharia dan Elisabet akan takjub dan terkesima apalagi melihat anaknya adalah seorang yang saleh dan terpandang. Kado natal mereka sungguh tak ternilai harganya.

4,5. YUSUF DAN MARIA
"Engagement’s Pregnancy"

Yusuf adalah seorang tukang kayu dan seorang yang baik-baik. Pada suatu hari ketika ia sudah bertunangan dengan Maria namun belum menikah, ditemukannya bahwa Maria sudah mengandung. Yusuf yang belum pernah bersetubuh dengan Maria lantas heran dan sangat terkejut mendengar berita tersebut. Di mata masyarakat, ia akan dituduh berzinah dan harus menghadapi hukuman dari perzinahan yaitu dibawa keluar dari daerah, diperlihatkan kepada orang banyak dan dirajam sampai mati.

Meskipun bukan Yusuf yang membuat Maria hamil. Keluarga Maria tetap akan menganggap bahwa Yusuf bukanlah orang yang dapat dipercaya. Begitu pula keluarga Yusuf sendiri merasa malu akibat peristiwa tersebut. Mana mungkin seorang perempuan dapat hamil dengan sendirinya!? Dalam cerita Alkitab sebelumnya juga belum pernah ada kejadian seorang perawan dapat hamil. 

Tantangan Yusuf begitu beratnya sampai-sampai ia terpaksa harus diam-diam menceraikannya karena ia tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama Maria di muka umum. Matius 1:19.

Di posisi Maria, kala itu ia bertemu dengan seorang malaikat yang bernama Gabriel di rumahnya sendiri. Malaikat itu memberitakan bahwa Maria akan mengandung dan dibuahi oleh Roh Kudus. Kata yang diucapkan Maria sebagai penutup perjumpaan itu adalah Lukas 1:38,”Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Pertanda bahwa Maria akan mematuhi kehendak Allah.

Sebuah momen yang indah karena seorang Maria dapat bertemu dengan malaikat, namun momen indah tersebut tidak dibarengi dengan perjalanan hidup berikutnya yang mulus. Ia mengalami pergumulan yang sangat berat sesudahnya. Bagaimana ia akan memberitahu perkara ini kepada suaminya? Yusuf akan lebih percaya jika Maria telah berzinah dengan orang lain dibandingkan cerita yang sebenarnya. Alkitab tidak menjelaskan dengan rinci bagaimana pergumulan Maria, namun jika dibayangkan maka keluarganya pun akan geleng-geleng kepala melihat apa yang terjadi dengan Maria. 

Belum lagi, Maria dapat terancam akan membesarkan anak tanpa Ayah karena pada saat itu Yusuf hendak menceraikannya secara diam-diam, meskipun akhirnya hal tersebut dicegah oleh malaikat.
courtesy of osv.com
Maria yang memposisikan dirinya sebagai hamba Tuhan mengerti benar bahwa pergumulan seberat apapun harus ia jalani dan ia tidak boleh ingkar. Sampai tidak ada seorangpun yang ingin berinteraksi dengannya, ia tetap harus menjalankan tugas dari Tuhan. 

Pergumulan yang berat tersebut akhirnya terbayarkan pada saat momen kelahiran Tuhan Yesus. Sukacita Yusuf dan Maria tidak hanya berakhir pada kelahiran Yesus namun begitu pula ketika Yesus bertumbuh sampai menjadi dewasa. Yesus membantu Yusuf bekerja menjadi tukang kayu sampai berusia 30 tahun. Yesus tidak langsung melakukan pelayanan ketika sudah beranjak dewasa namun Ia mementingkan keluarga-Nya terlebih dahulu dengan mencari nafkah. Inilah kado natal untuk kedua pasangan yang setia kepada Tuhan.


6. HANA
"The Old Widow Prophet"

Hana adalah seorang nabi yang kisahnya dapat dibilang sangat tragis. Ia hanya hidup bersama suaminya selama tujuh tahun dan harus hidup menjadi janda sampai berusia delapan puluh empat tahun. Jika dihitung-hitung ia hidup menjanda sekitar lima puluh sampai enam puluh tahun. Suatu jangka waktu yang tidak singkat.

courtesy of myartprints.co.uk
Tidak hanya menjanda. Hana adalah potret seorang wanita yang tidak memiliki keluarga untuk menunjang hidupnya, tidak memiliki uang, tidak lagi memiliki suami sehingga ia setiap hari tinggal di bait Allah. Salah satu tempat di mana ia dapat memperoleh belas kasihan dari orang lain agar dapat bertahan hidup. Ia setiap hari berpuasa dan berdoa dan tidak pernah meninggalkan bait Allah.
Sungguh merupakan perjalanan hidup yang sangat berat dan di mata masyarakat Hana adalah seorang yang sangat kurang beruntung dan pastinya orang-orang pada zaman itu tidak ingin seperti Hana. Hana sendiri tidak dapat berbuat apa-apa sehingga ia menggantungkan sepenuh hidupnya kepada Tuhan.

Puluhan tahun menanti, akhirnya tibalah kado natal bagi janda yang setia ini. Lukas 2:38,”Dan pada ketika itu juga datanglah ia ke situ dan mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem.” Lihatlah besarnya sukacita Hana ketika berjumpa dengan bayi Yesus. Ia bahkan bersaksi tentang Yesus kepada seluruh orang yang dijumpainya. Ia juga adalah seorang penginjil mula-mula yang tekun mengabarkan injil kepada setiap orang. 

Awalnya adalah orang yang kurang beruntung dan sepertinya tidak memiliki berpengharapan, namun ia dalam sekejap bertransformasi menjadi orang yang bersemangat dan bersukacita terhadap kabar baik dari Tuhan. Hanya orang yang benar-benar bersukacita yang memiliki motivasi untuk menceritakan tentang suatu hal kepada semua orang. 

7. SIMEON
"Waiting Death and Messiah"

Simeon adalah seorang yang benar dan saleh di hadapan Tuhan. Ia sudah tua dan hanya perlu menyelesaikan satu pekerjaan terakhirnya sebelum pulang ke rumah Bapa. Tugasnya adalah menanti kedatangan Mesias dan bernubuat tentang-Nya. Berita ini diberitahu oleh Roh Kudus secara khusus.
Penantiannya mungkin adalah penantian terpanjang dan terbesar. Di dalam suatu tradisi yang belum teruji kebenarannya secara alkitabiah terdapat pernyataan bahwa Simeon tetap hidup dan tidak mati sampai berusia 200 tahun sampai dia bertemu Yesus.

courtesy of youtube
Hidup selama itu dengan tubuh yang sudah tua akan sangat memberatkan keseluruhan kehidupannya karena akan dicap aneh oleh orang-orang sekitarnya. Ia sudah lama hidup tetapi tidak mati-mati. Namun penantian yang lama segera lunas terbayar ketika ia menyaksikan Mesias yaitu Anak Allah yang adalah juruselamat itu datang ke Bait Allah. Simeon langsung menyambut dan menatang-Nya sambil memuji Allah. 

Ia jugalah yang akan memberitahukan bahwa orang Israel akan selamat dan sebagian lain tidak selamat. Lukas 2:34,”Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan dan membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan.”

Kesetiaan Simeon tidak goyah sampai ia menjadi sangat tua dan lemah. Puji Tuhan!

8. GEMBALA
"Witnesses of The Most Spectacular Choir on Earth"

Pekerjaan gembala pada saat ini dapat disamakan dengan profesi petani di Indonesia. Dalam pikiran kita, profesi petani adalah profesi yang tidak terlalu menjanjikan, pekerjaannya kasar, teknologi yang digunakan masih sederhana dan memiliki resiko gagal panen. Singkatnya pekerjaan petani adalah pekerjaan kelas bawah. Begitu pula halnya dengan pekerjaan gembala pada saat itu. Gembala kebanyakan bukanlah pemilik dari hewan ternak yang digembalakannya melainkan milik tuannya.

Tugas gembala tergolong berat karena terkadang harus berhadapan dengan binatang buas yang hendak memangsa domba kambing tuannya. Golongan pekerjaan kelas bawah ini tidak dipungkiri bukan menjadi pekerjaan favorit orang Yahudi pada masa itu. 

courtesy of hilltoshepherd.wordpress.com
Meskipun termasuk golongan bawah, anugerah yang Tuhan limpahkan kepada mereka sungguh spesial dan terkhusus hanya untuk para gembala di Efrata. Lukas 2:14 menyatakan,”Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya: Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan bagi-Nya.” 

Puji-pujian terindah yang belum pernah dinyanyikan disaksikan secara eksklusif oleh gembala saat itu.  Tidak ada suatu konser atau puji-pujian manusia yang dapat menandinginya. Kegirangan yang dialami dan dirasakan oleh Gembala-gembala membuat mereka langsung menuju Betlehem dan secara langsung menyaksikan bayi Yesus yang baru lahir di palungan. Rangkaian kedua peristiwa spektakuler tersebut semakin membuat para gembala yakin. Yakin bahwa Mesias telah datang ke dunia. Yakin bahwa kedamaian telah datang ke dunia yang kacau. Yakin bahwa Allah menunjukkan kasih-Nya yang ajaib.

Status sosial yang rendah tidak berarti tidak dipakai oleh Tuhan. Melalui para gembalalah, semua orang Yahudi dapat mendengar kabar baik bahwa Mesias telah datang ke dunia. Merekalah penginjil mula-mula!

9. TUHAN YESUS
"GOD’S GREATEST GIFT TO HUMANITY"

courtesy of channelingerik.com
Tiada manusia yang lebih rendah dibandingkan Tuhan Yesus. Tuhan Yesus yang adalah 100% manusia dan 100% Tuhan, dalam Filipi 2 : 6-7,”yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.” adalah bukti nyata Ia merendahkan diri secara penuh, tidak tanggung-tanggung, tanpa kompromi.

Anggapan orang Israel pada waktu itu Mesias yang akan datang adalah seseorang yang akan membebaskan mereka dari jajahan bangsa Romawi, seorang yang kuat, taat hukum taurat, memiliki kemampuan politik dan militer sehingga mampu memimpin bangsa Israel melawan bangsa Romawi dan seterusnya. 

Yesus sendiri? Dia adalah seorang anak tukang kayu, lahir dari keluarga miskin, lahir dalam kondisi orang tua yang belum menikah dan lebih ekstrimnya lagi adalah lahir di kandang binatang yang hina. Sungguh kondisi yang bertolak belakang dengan isi pikiran orang Israel. Orang Israel akan membayangkan Mesias akan lahir dari keturunan raja di istana yang megah dengan segala kemewahannya. Mereka akan sulit sekali percaya Mesias lahir di palungan. Orang biasa saja tidak mungkin lahir di kandang binatang.

Kelahiran seorang Raja, juruselamat manusia hanya diperingati oleh Yusuf Maria, gembala -gembala dan  binatang yang ada di kandang. Miris sekali karena bukan orang-orang yang dipandang terhormat seperti ahli taurat, raja, orang kaya pada masa itu yang pertama kali merayakannya. Orang-orang kecillah yang menjadi saksi hidup kelahiran Yesus. Melalui Yesuslah, manusia yang berdosa, gambar Allahnya telah rusak dan hubungan dengan Allah rusak, kini diperdamaikan dengan Allah. Yesuslah yang paling berharga di dunia ini dan ketika seseorang telah memiliki Yesus sebagai juruselamat, bagi dia yang lainnya adalah sampah.

Secara langsung kado natal untuk Tuhan Yesus tidak ada sama sekali, justru Ialah kado natal bagi semua orang. Di sinilah letak kesungguhan Tuhan Yesus di dalam menjalankan kehendak Tuhan. Yesus yang dipandang hina oleh orang kebanyakan pada saat itu justru ditinggikan dan ditempatkan di tempat yang mahatinggi oleh Allah Bapa.

10. ORANG PALING HINA KESEPULUH
"is the person who knows you in and out"

Awalnya ketika menulis blog ini, hanya ada 9 tokoh paling hina namun setelah merenung sejenak, maka saya sadar bahwa saya juga adalah orang yang hina yang ikut merayakan hari natal. Diri kita masing-masing adalah orang berdosa, tidak layak mendapat pengampunan oleh Tuhan, patut dihukum dan dijebloskan ke neraka. Itulah keadilan Tuhan. Namun orang paling hina kesepuluh ini juga mendapat kado natal dari Tuhan sendiri.

Kado natal kita adalah Tuhan Yesus yang rela turun dari tahta-Nya untuk melayani orang-orang berdosa. Manusia tidak perlu lagi memberikan kurban kepada imam di bait Allah untuk menghapus dosa. Tuhan Yesuslah yang akan menghapuskannya. Kita bak hamba-hamba yang dijual di tempat penjualan budak dan Tuhan Yesus datang menebus dan menjadikan kita hamba-Nya. Tidak ada lagi perbedaan antara orang Yahudi dengan non Yahudi. Semua bangsa adalah bangsa pilihan Tuhan. Inilah kasih Allah yang tidak terbatas dan tidak bersyarat.

Maka hendaklah kita senantiasa mengucap syukur karena anugerah-Nya yang luar biasa telah dicurahkan atas kita sehingga status kita yang sebenarnya adalah manusia berdosa diubah menjadi orang kudus, anak Allah, sahabat Allah, hamba Tuhan, umat pilihan, manusia baru, orang suci dan imam Allah.

Haleluya! Puji Tuhan!




Dari manajemenPMK, mengucapkan SELAMAT NATAL 2014 dan TAHUN BARU 2015!
jangan lupa follow twitter @managerPMK dan berlangganan postingan manajemenPMK GRATIS di kolom sebelah kiri. Tuhan memberkati.

Langkah Mudah Memulai PMK Baru Di Kampus



Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
Ibrani 10:25



by Kelby Tirtabudi @kelbytirtabudi
Baru saja seorang Kristen memasuki jenjang kehidupan yang lebih tinggi yaitu dunia perkuliahan. Pertama kali menjadi mahasiswa pasti merindukan adanya tempat persekutuan dengan saudara seiman. Tetapi sayangnya tidak semua kampus memiliki wadah tersebut.

Lain cerita jika suatu kampus baru memiliki Persekutuan Mahasiwa Kristen (PMK) yang masih belum stabil dan kokoh. Kendala tersebut wajar saja terjadi karena memperjuangkan pelayanan mahasiswa tidak segampang membalik telapak tangan. PMK-PMK yang sudah berdiri kokoh di kampus-kampus terkenal memiliki sejarahnya masing-masing dan sudah mengalami masa-masa pembentukannya sejak awal berdiri.

Tidak perlu berkecil hati jika di kampus Anda belum memiliki PMK. Manajemen PMK hadir memberikan solusi yang tepat, bermanfaat, berlandaskan kebenaran Firman Tuhan dan praktis bagi Anda sekalian.

Sebagai langkah konkret maka di sini akan dipaparkan dengan rinci langkah-langkah mudah memulai Persekutuan Mahasiswa Kristen di kampus Anda. Langkah-langkah tersebut ada yang harus dilakukan dan tidak wajib dilakukan. Seluruh langkah-langkah tersebut tidak menjadi hal yang baku dan disesuaikan dengan kondisi persekutuan masing-masing.

Simak penjelasan langkah-langkah mudah di bawah ini:

.Anggota yang Kedua
Kamu tidak perlu mencari anggota yang pertama karena anggota pertama adalah dirimu sendiri. Ceritakanlah kerinduanmu untuk memulai suatu persekutuan di kampusmu dengan sesama orang percaya lainnya. Akan sangat efektif jika dimulai dengan sahabatmu. Kemungkinan besar ia akan sangat setuju.

Tidak perlu berlama-lama untuk mencari anggota sebanyak mungkin. Ketika sudah ada tiga orang, langsung tentukan di mana dan kapan akan dimulai. Firman Tuhan berkata ," Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka." Inilah konsep persekutuan dan anggota persekutuan tidak harus berjumlah banyak. Jumlah yang sedikit saja sudah dapat memuliakan Tuhan.

Meskipun awalnya jumlahnya sedikit, yakinlah bahwa jumlah itu akan bertambah dan menjadi komunitas mahasiswa Kristen yang kuat suatu saat nanti. Saya yakin masih banyak mahasiswa Kristen di luar sana yang merindukan adanya suatu persekutuan tempat mereka bisa memuji Tuhan dan berbagi.

.Doa adalah Dasar
Memulai persekutuan di kampus adalah memulai langkah besar di hidup kita. Tidak dapat dipungkiri bahwa tanpa doa, mimpi itu akan sulit menjadi kenyataan. Awalilah harimu dengan doa apalagi perkara besar yang akan kamu kerjakan.

Tak hanya aktivitas berdoa yang dimaksud pada poin ini, namun doa tersebut adalah konten terpenting di dalam suatu persekutuan. Persekutuan adalah saat di mana minimal 2 orang bersama-sama memuji Tuhan, berkomunikasi dengan Tuhan dan menyembah Tuhan.

Persekutuan yang pertama kali diadakan adalah Persekutuan Doa. Tak perlu memulai dengan yang susah seperti mengundang pembicara atau mengadakan seminar atau retreat dan semacamnya. Di awal-awal Persekutuan Doa saja sudah cukup.

Kemudian apakah yang dilakukan di Persekutuan Doa? Apakah hanya berdoa saja?
Tentu tidak, tetapi berdoa adalah hidangan utamanya. Di dalam Persekutuan Doa, Doa mengambil porsi yang lebih banyak dibandingkan aktivitas lain. Aktivitas lainnya bisa berupa bernyanyi dan sharing.

Karena doa mengambil porsi yang paling banyak dibandingkan aktivitas lainnya, jika tidak kreatif, maka anggota persekutuan akan cepat merasa bosan. Berdoa bisa dilakukan dengan berbagai cara dan dengan pokok doa yang berbeda-beda.

Dalam menentukan pokok doa, kamu bisa menggunakan metode ini, dimulai dari hal yang paling besar yaitu:
1. DUNIA: berdoalah untuk isu-isu global seperti perang, bencana alam, wabah penyakit, bencana kelaparan dan sebagainya.

2. INDONESIA: masalah-masalah seperti kasus KKN, kemiskinan, bencana alam dan sebagainya dapat menjadi topik doa. Selain itu bisa mendoakan untuk event-event besar seperti pertandingan sepakbola, pemilu, pembaharuan kebijakan seperti kenaikan bbm, tarif dasar listrik dan sebagainya.

3. KAMPUS: berdoalah untuk acara-acara yang dibuat oleh kampus seperti seminar, kompetisi, bakti sosial. Topik doa lainnya adalah rutinitas mahasiswa dan dosen seperti belajar mengajar, uts uas. Selain itu kamu dapat berdoa untuk masyarakat di kampus agar bisa dimenangkan jiwanya.

4. KELUARGA DAN ORANG YANG DISAYANGI: Selain keluarga, teman PMK kita juga dapat didoakan, selain itu pacar, teman jauh, dosen, wali, dan siapapun yang ingin kamu doakan. Jika kamu mengetahui pergumulan mereka, sebutkan juga pergumulan tersebut di dalam doa yang kamu panjatkan.

5. DIRI SENDIRI: yang terakhir berdoalah untuk diri sendiri, untuk pergumulan yang sedang dihadapi, pencapaian yang ingin dicapai tahun ini, hubungan pribadi dengan Allah, hubungan pribadi dengan sesama.

Agar lebih kreatif dalam berdoa untuk dunia, cara jitu ini dapat digunakan. Pemimpin persekutuan doa memilih suatu negara dan mencari berita atau isu terkait negara tersebut. Contoh: di negara Kongo terjadi kudeta rakyat terhadap pemerintahan Kongo, berdoa buat kedamaian di sana, semoga pemerintahan yang baru dapat terbentuk kembali, berdoa untuk korban kudeta di sana dan sebagainya. Contoh lain berdoa untuk negara Meksiko, yang terjadi bencana banjir dan kelaparan di mana-mana sembari akan mengadakan pemilu Presiden.

Setiap minggunya pemimpin persekutuan doa memilih suatu negara yang berbeda dengan minggu sebelumnya. Dengan demikian anggota selain mengetahui berita terbaru juga tidak akan merasa bosan dengan pokok doa yang sama setiap minggunya.

Metode ini juga bisa diterapkan ketika mendoakan untuk Indonesia. Pada minggu ini, berdoa untuk provinsi Aceh yang rencananya akan membuka tambang gas alam, pemilihan gubernur baru, berdoa juga untuk penginjilan di Aceh yang masih lemah penetrasinya dan berdoa untuk pertumbuhan ekonomi di sana.

Dengan menggunakan metode ini maka anggota akan tahu lebih dalam dan lebih mengena terhadap negara/provinsi yang didoakan.

Metode berdoa yang lain adalah mendoakan orang di samping kanan atau kiri kita, jika anggota duduk melingkar. Sediakan waktu beberapa menit agar masing-masing dapat menceritakan secara singkat hal apa saja yang ingin didoakan oleh lawannya dan lawannya mendengarkan dan melakukan hal yang serupa.

.Legalitas memberikan keLeluasaan
Mengadakan persekutuan tanpa izin pihak universitas cepat lambat akan memberikan efek negatif. Selain itu, jemaat dan pengurus tidak akan memiliki rasa tenang ketika bersekutu karena PMK belum memiliki izin untuk beribadah di kampus. Jika PMK ada pada Kampus kristen, mungkin masih dapat ditolerir dan diberikan kesempatan untuk mengurus perizinannya, lain cerita jika kampus di mana orang Kristen menjadi minoritas di dalamnya. Tekanan akan semakin besar dan PMK tidak akan bertahan lama menghadapi kondisi demikian.

Oleh karena itu, legalitas PMK pada universitas sangatlah diperlukan untuk menunjang keberlangsungan hidup PMK. Uruslah secepat mungkin dan jadikan PMK bagian dari universitas tersebut. Buat izin sementara ketika PMK belum legal agar ibadah bisa dijalankan dengan leluasa.

Ikut memasukkan PMK sebagai bagian dari keluarga besar kampus akan memberikan efek positif secara jangka panjang. Hubungan PMK dengan bagian unit kegiatan kampus akan terjalin dengan baik. Kemungkinan besar PMK juga akan didukung oleh fasilitas dari kampus seperti ruang untuk beribadah. 

Bayangkan jika PMK belum memiliki tempat tetap untuk ibadah. Minggu ini, menggunakan ruang kosong yang tidak dikunci. Minggu depan terpaksa harus pindah ke belakang kantin. Minggu depan pindah tempat lagi. Di awal-awal, jumlah anggota yang masih sedikit mungkin tidak akan menjadi masalah. Seiring berjalannya waktu, anggota akan terus bertambah dan PMK semakin besar, otomatis tempat yang memadai akan dibutuhkan dan tempat tersebut bisa diperoleh melalui izin untuk ibadah.

.Alur persekutuan yang Abadi
Mengapa saya menyebutnya abadi? Karena memang elemen-elemen di dalam suatu persekutuan itu tidak jauh berbeda dan berada pada aliran yang sama. Di dalam persekutuan ibadah PMK terdapat elemen-elemen yang tetap seperti puji-pujian, berdoa dan penyampaian Firman Tuhan. Sementara di persekutuan doa yang terpenting adalah doa dan boleh ditambah dengan puji-pujian maupun sharing satu sama lain. Elemen-elemen seperti pengakuan iman rasuli, doxology, gloria patri tidak perlu diadakan karena mengarah pada denominasi tertentu. Persembahan dan pengakuan dosa adalah opsional karena masih bersifat umum.

Alur ibadah sederhana yang dapat kamu pakai adalah seperti di bawah ini:
1. Bernyanyi no. 1 (Worship)* 5'
2.  Doa pembuka 5'
3. Bernyanyi no. 2 (Praise)* 15'
3. Penyampaian Firman Tuhan (Doa pembuka dan penutup) 45'
4. Bernyanyi no. 3 (Lagu merespon Firman Tuhan) 5'
5. Doa syafaat 5'
6. Bernyanyi no. (Lagu penutup ) 5'
7. Doa penutup 5'
Total waktu adalah 1 jam 30 menit.
*Jumlah lagu tidak harus hanya satu, bisa lebih dan dikondisikan dengan situasi.

Alur untuk persekutuan doa pada dasarnya bersifat mengulang, seperti contoh di bawah ini:
1. Doa pembuka
2. Bernyanyi no. 1
3. Sharing
4. Berdoa untuk Dunia
5. Bernyanyi no. 2
6. Sharing
7. Berdoa untuk Indonesia
8. Dst

Alur tersebut tidak perlu baku, elemen- elemen yang ada dapat ditaruh pada urutan yang berbeda sesuai kondisi. Selain itu elemen lain seperti games, sharing di depan, puji-pujian vokal grup maupun solo dapat dimasukkan.

.Buatlah itu menjadi Rutin
Sebulan sekali, 3 minggu sekali ataupun dua minggu sekali adalah ide yang buruk untuk menyebutnya rutin. Seminggu sekali adalah yang terbaik. Jika dibuat dua minggu sekali maka kesan yang didapatkan akan jauh berkurang.

Suatu mata kuliah diajarkan seminggu sekali. Pergi ke gereja seminggu sekali. Tuhan menciptakan seminggu - seminggu agar manusia bisa menjadwalkan hal penting dan yang perlu dirutinkan ke dalam suatu hari di setiap minggu, tinggal pilih hari manakah itu.

Kerutinan itu akan mendatangkan banyak manfaat bagi pengurus dan anggota. Anggota tidak akan lupa kalau minggu ini ada ibadah PMK. Pengurus akan bekerja secara bertahap dan konsisten. Selain itu lebih mudah memanage ibadah yang dibuat setiap minggu ketimbang dua minggu sekali. Ibadah dua minggu sekali kadang-kadang dapat terganggu oleh hari libur yang menyebabkan  ibadah menjadi sebulan sekali. Jika ingin menjadwalkan ibadah di hari lain maka usaha untuk menemukan jadwal yang tepat agar semua orang dapat hadir akan sangat besar.



.Interdenominasi itu Indah
Interdenominasi mungkin menjadi kata yang asing bagi telinga Anda, tetapi maknanya dalam dan jika diterapkan maka memberikan dampak positif yang kuat bagi PMK.

Inter berarti antar dan denominasi berarti aliran gereja yang sesuai kitab suci dan bukan bidat. Kata tersebut berarti tidak mengarah pada denominasi/aliran tertentu. Dengan kata lain, tidak berada di naungan suatu gereja, tidak memiliki ibadah yang mengarah pada kebiasaan suku tertentu, memiliki tata ibadah yang sifatnya netral. 

Seluruh PMK baik di Indonesia maupun di dunia hendaklah bersifat interdenominasi. Ada 2 Alasan kuat yang mendasarinya:

1. Anggota PMK berasal dari latar belakang gereja yang berbeda-beda.
Mengingat hal ini maka tidak mungkin anggota dapat betah atau menerima bahwa PMK tersebut beraliran tertentu. Mahasiswa baru mungkin tidak akan datang ke ibadah PMK kedua kalinya setelah mengetahui kondisi yang sebenarnya. 

Bisa dikatakan bahwa PMK yang berdenominasi tertentu digunakan sebagai alat pancing dan akhirnya akan bermuara di gereja yang menaungi PMK tersebut. 

Oleh karena interdenominasi adalah suatu cara yang paling tepat untuk menerima semua mahasiswa yang berbeda - beda aliran gerejanya.

2. Di surga, setiap orang percaya tidak memiliki aliran gereja
Orang percaya suatu saat ini nanti akan pulang ke Rumah Bapa yaitu di surga. Di sana tidak akan ada lagi perbedaan aliran/ denominasi gereja seperti yang ada di bumi. Menyatukan semua denominasi yang ada di bumi bukanlah perkara kecil, namun menerapkannya di PMK akan jauh lebih mudah. Dengan menerapkan prinsip ini, maka penggalan Doa Bapa Kami yang berbunyi "...di bumi seperti di sorga..." akan menjadi kenyataan 

Uniknya pelayanan mahasiswa ada pada poin ini. Poin ini jarang ditemukan pada gereja-gereja kecuali pada lembaga pelayanan tertentu. 



Inilah langkah-langkah praktis yang bisa kalian terapkan dalam memulai PMK. Postingan di blog ini akan diusahakan memiliki isi yang komprehensif dan praktis sekaligus memiliki dasar kebenaran Firman Tuhan.

Jika anda ingin merequest topik tertentu mengenai PMK agar ditampilkan di blog ini maka anda dapat menuliskan komentar di bawah atau ke akun twitter blog ini yaitu @ManajerPMK . Topik yang direquest akan lebih diprioritaskan. Tuhan Yesus memberkati kita sekalian.

about manajemen PMK


VISI:
manajemen PMK memiliki visi untuk menjadi sumber solusi secara online bagi permasalahan Persekutuan Mahasiswa Kristen yang baru mulai berdiri sampai mandiri di seluruh Indonesia


MISI:
manajemen PMK menyajikan tulisan dan solusi yang bermanfaat, tepat sasaran, aplikatif dan berlandaskan Alkitab sebagai kebenaran Firman Tuhan




Artikel ditulis oleh penulis utama yaitu Kelby Tirtabudi dan tidak tertutup rekan-rekan sepelayanan penulis juga dapat ikut ambil bagian dalam pelayanan ini.