1. ORANG-ORANG MAJUS
"God’s Grace upon
Genius Gentiles"
Orang-orang majus dari Timur adalah cendekiawan di masanya.
Mereka diketahui berasal dari Persia dan menganut kepercayaan Zoroaster. Jelas
bahwa mereka bukanlah orang Yahudi yang mengenal Allah yang sesungguhnya.
Mereka adalah orang kafir dari sudut pandang orang Yahudi saat itu.
Bagi orang
Yahudi, mereka menganggap diri mereka adalah bangsa pilihan, paling dikasihi
oleh Tuhan, paling dekat dengan Tuhan, memiliki hubungan yang khusus dengan
Yang Maha Kuasa. Tak heran orang Yahudi tidak ingin bergaul dan menjauhkan diri
dari orang-orang kafir di zamannya seperti orang Yunani, Romawi dan lainnya
termasuk dari negeri lain.
Walaupun orang-orang majus adalah orang kafir, mereka
mendapatkan anugerah yang luar biasa dari Tuhan Allah orang Yahudi. Hanya
mereka orang kafir yang diberi petunjuk tentang Mesias yang akan datang dan
mengerti akannya. Petunjuk Allah yang tampak melalui bintang natal memberikan
mereka suatu dorongan untuk datang dan menyembah Raja yang baru lahir tersebut.
Anugerah yang diberikan Tuhan kepada orang-orang majus
menunjukkan bahwa Yesus datang ke dunia bukan hanya untuk orang Yahudi saja
tetapi kepada orang non Yahudi juga dan hal ini jelas dan konsisten dinyatakan
dalam amanat agung Tuhan Yesus ketika hendak naik ke sorga. Matius 28:19-20,”Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam
nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala
sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu
senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
Kata “semua bangsa” menunjukkan tidak ada lagi perbedaan antara Yahudi
dengan non Yahudi. Momen orang majus tersebut sejalan dengan rencana yang
dinyatakan-Nya. Orang majus yang dianggap orang Yahudi hina kini dimuliakan
oleh Tuhan karena iman mereka.
2,3. ZAKHARIA dan ELISABET
"Old Impotent Couple"
![]() |
| courtesy of blessedcelebration.com |
Mereka tidak memiliki anak dan dalam kehidupan masyarakat
Yahudi, orang yang tidak memiliki anak berarti tidak diberkati oleh Tuhan atau
dengan kata lain dikutuk. Orang Yahudi biasa yang mandul mungkin akan
biasa-biasa saja namun Zakharia adalah seorang imam. Hanya karena mandul,
masyarakat dapat beranggapan bahwa Zakharia bukanlah imam yang baik.
Di situlah letak kehinaan Zakharia dan Elisabet di pandangan
masyarakat orang itu. Meskipun demikian, Tuhan memiliki rencana yang indah
untuk pasangan yang mandul ini. Hebatnya hadiahnya adalah seorang anak. Bukan
seorang anak seperti umumnya melainkan seorang yang akan menyiapkan jalan bagi
Sang Mesias. Anak itu kelak akan dikenal sebagai Yohanes Pembaptis, orang yang
membaptis Yesus di sungai Yordan.
Tiada pasangan yang lebih bersukacita melihat
anaknya boleh melakukan pelayanan yang sungguh mulia. Saya pribadi yakin
masyarakat yang tadinya berpandangan negatif terhadap Zakharia dan Elisabet
akan takjub dan terkesima apalagi melihat anaknya adalah seorang yang saleh dan
terpandang. Kado natal mereka sungguh tak ternilai harganya.
4,5. YUSUF DAN MARIA
"Engagement’s
Pregnancy"
Yusuf adalah seorang tukang kayu dan seorang yang baik-baik.
Pada suatu hari ketika ia sudah bertunangan dengan Maria namun belum menikah,
ditemukannya bahwa Maria sudah mengandung. Yusuf yang belum pernah bersetubuh
dengan Maria lantas heran dan sangat terkejut mendengar berita tersebut. Di
mata masyarakat, ia akan dituduh berzinah dan harus menghadapi hukuman dari
perzinahan yaitu dibawa keluar dari daerah, diperlihatkan kepada orang banyak
dan dirajam sampai mati.
Meskipun bukan Yusuf yang membuat Maria hamil. Keluarga
Maria tetap akan menganggap bahwa Yusuf bukanlah orang yang dapat dipercaya.
Begitu pula keluarga Yusuf sendiri merasa malu akibat peristiwa tersebut. Mana
mungkin seorang perempuan dapat hamil dengan sendirinya!? Dalam cerita Alkitab
sebelumnya juga belum pernah ada kejadian seorang perawan dapat hamil.
Tantangan Yusuf begitu beratnya sampai-sampai ia terpaksa
harus diam-diam menceraikannya karena ia tulus hati dan tidak mau mencemarkan
nama Maria di muka umum. Matius 1:19.
Di posisi Maria, kala itu ia bertemu dengan seorang malaikat
yang bernama Gabriel di rumahnya sendiri. Malaikat itu memberitakan bahwa Maria
akan mengandung dan dibuahi oleh Roh Kudus. Kata yang diucapkan Maria sebagai
penutup perjumpaan itu adalah Lukas 1:38,”Sesungguhnya
aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Pertanda
bahwa Maria akan mematuhi kehendak Allah.
Sebuah momen yang indah karena seorang Maria dapat bertemu
dengan malaikat, namun momen indah tersebut tidak dibarengi dengan perjalanan
hidup berikutnya yang mulus. Ia mengalami pergumulan yang sangat berat
sesudahnya. Bagaimana ia akan memberitahu perkara ini kepada suaminya? Yusuf
akan lebih percaya jika Maria telah berzinah dengan orang lain dibandingkan
cerita yang sebenarnya. Alkitab tidak menjelaskan dengan rinci bagaimana
pergumulan Maria, namun jika dibayangkan maka keluarganya pun akan
geleng-geleng kepala melihat apa yang terjadi dengan Maria.
Belum lagi, Maria dapat terancam akan membesarkan anak tanpa
Ayah karena pada saat itu Yusuf hendak menceraikannya secara diam-diam,
meskipun akhirnya hal tersebut dicegah oleh malaikat.
![]() |
| courtesy of osv.com |
Pergumulan yang berat tersebut akhirnya terbayarkan pada
saat momen kelahiran Tuhan Yesus. Sukacita Yusuf dan Maria tidak hanya berakhir
pada kelahiran Yesus namun begitu pula ketika Yesus bertumbuh sampai menjadi
dewasa. Yesus membantu Yusuf bekerja menjadi tukang kayu sampai berusia 30
tahun. Yesus tidak langsung melakukan pelayanan ketika sudah beranjak dewasa namun
Ia mementingkan keluarga-Nya terlebih dahulu dengan mencari nafkah. Inilah kado
natal untuk kedua pasangan yang setia kepada Tuhan.
6. HANA
"The Old Widow Prophet"
Hana adalah seorang nabi yang kisahnya dapat dibilang sangat
tragis. Ia hanya hidup bersama suaminya selama tujuh tahun dan harus hidup
menjadi janda sampai berusia delapan puluh empat tahun. Jika dihitung-hitung ia
hidup menjanda sekitar lima puluh sampai enam puluh tahun. Suatu jangka waktu
yang tidak singkat.
![]() |
| courtesy of myartprints.co.uk |
Sungguh merupakan perjalanan hidup yang sangat berat dan di
mata masyarakat Hana adalah seorang yang sangat kurang beruntung dan pastinya
orang-orang pada zaman itu tidak ingin seperti Hana. Hana sendiri tidak dapat
berbuat apa-apa sehingga ia menggantungkan sepenuh hidupnya kepada Tuhan.
Puluhan tahun menanti, akhirnya tibalah kado natal bagi
janda yang setia ini. Lukas 2:38,”Dan pada ketika itu juga datanglah ia ke
situ dan mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Anak itu kepada
semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem.” Lihatlah
besarnya sukacita Hana ketika berjumpa dengan bayi Yesus. Ia bahkan bersaksi
tentang Yesus kepada seluruh orang yang dijumpainya. Ia juga adalah seorang
penginjil mula-mula yang tekun mengabarkan injil kepada setiap orang.
Awalnya adalah orang yang kurang beruntung dan sepertinya
tidak memiliki berpengharapan, namun ia dalam sekejap bertransformasi menjadi
orang yang bersemangat dan bersukacita terhadap kabar baik dari Tuhan. Hanya
orang yang benar-benar bersukacita yang memiliki motivasi untuk menceritakan
tentang suatu hal kepada semua orang.
7. SIMEON
"Waiting Death and
Messiah"
Simeon adalah seorang yang benar dan saleh di hadapan Tuhan.
Ia sudah tua dan hanya perlu menyelesaikan satu pekerjaan terakhirnya sebelum
pulang ke rumah Bapa. Tugasnya adalah menanti kedatangan Mesias dan bernubuat
tentang-Nya. Berita ini diberitahu oleh Roh Kudus secara khusus.
Penantiannya mungkin adalah penantian terpanjang dan
terbesar. Di dalam suatu tradisi yang belum teruji kebenarannya secara
alkitabiah terdapat pernyataan bahwa Simeon tetap hidup dan tidak mati sampai
berusia 200 tahun sampai dia bertemu Yesus.
![]() |
| courtesy of youtube |
Ia jugalah yang akan memberitahukan bahwa orang Israel akan
selamat dan sebagian lain tidak selamat. Lukas 2:34,”Sesungguhnya Anak ini ditentukan
untuk menjatuhkan dan membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi
suatu tanda yang menimbulkan perbantahan.”
Kesetiaan Simeon tidak goyah sampai ia menjadi sangat tua dan
lemah. Puji Tuhan!
8. GEMBALA
"Witnesses of The Most
Spectacular Choir on Earth"
Pekerjaan gembala pada saat ini dapat disamakan dengan
profesi petani di Indonesia. Dalam pikiran kita, profesi petani adalah profesi
yang tidak terlalu menjanjikan, pekerjaannya kasar, teknologi yang digunakan
masih sederhana dan memiliki resiko gagal panen. Singkatnya pekerjaan petani
adalah pekerjaan kelas bawah. Begitu pula halnya dengan pekerjaan gembala pada
saat itu. Gembala kebanyakan bukanlah pemilik dari hewan ternak yang
digembalakannya melainkan milik tuannya.
Tugas gembala tergolong berat karena terkadang harus
berhadapan dengan binatang buas yang hendak memangsa domba kambing tuannya. Golongan
pekerjaan kelas bawah ini tidak dipungkiri bukan menjadi pekerjaan favorit
orang Yahudi pada masa itu.
![]() |
| courtesy of hilltoshepherd.wordpress.com |
Puji-pujian terindah yang belum pernah dinyanyikan
disaksikan secara eksklusif oleh gembala saat itu. Tidak ada suatu konser atau puji-pujian
manusia yang dapat menandinginya. Kegirangan yang dialami dan dirasakan oleh Gembala-gembala
membuat mereka langsung menuju Betlehem dan secara langsung menyaksikan bayi
Yesus yang baru lahir di palungan. Rangkaian kedua peristiwa spektakuler
tersebut semakin membuat para gembala yakin. Yakin bahwa Mesias telah datang ke
dunia. Yakin bahwa kedamaian telah datang ke dunia yang kacau. Yakin bahwa
Allah menunjukkan kasih-Nya yang ajaib.
Status sosial yang rendah tidak berarti tidak dipakai oleh
Tuhan. Melalui para gembalalah, semua orang Yahudi dapat mendengar kabar baik
bahwa Mesias telah datang ke dunia. Merekalah penginjil mula-mula!
9. TUHAN YESUS
"GOD’S GREATEST GIFT TO HUMANITY"
![]() |
| courtesy of channelingerik.com |
Anggapan orang Israel pada waktu itu Mesias yang akan datang
adalah seseorang yang akan membebaskan mereka dari jajahan bangsa Romawi,
seorang yang kuat, taat hukum taurat, memiliki kemampuan politik dan militer
sehingga mampu memimpin bangsa Israel melawan bangsa Romawi dan seterusnya.
Yesus sendiri? Dia adalah seorang anak tukang kayu, lahir
dari keluarga miskin, lahir dalam kondisi orang tua yang belum menikah dan
lebih ekstrimnya lagi adalah lahir di kandang binatang yang hina. Sungguh
kondisi yang bertolak belakang dengan isi pikiran orang Israel. Orang Israel
akan membayangkan Mesias akan lahir dari keturunan raja di istana yang megah
dengan segala kemewahannya. Mereka akan sulit sekali percaya Mesias lahir di
palungan. Orang biasa saja tidak mungkin lahir di kandang binatang.
Kelahiran seorang Raja, juruselamat manusia hanya
diperingati oleh Yusuf Maria, gembala -gembala dan binatang yang ada di kandang. Miris sekali
karena bukan orang-orang yang dipandang terhormat seperti ahli taurat, raja,
orang kaya pada masa itu yang pertama kali merayakannya. Orang-orang kecillah
yang menjadi saksi hidup kelahiran Yesus. Melalui Yesuslah, manusia yang
berdosa, gambar Allahnya telah rusak dan hubungan dengan Allah rusak, kini diperdamaikan
dengan Allah. Yesuslah yang paling berharga di dunia ini dan ketika seseorang
telah memiliki Yesus sebagai juruselamat, bagi dia yang lainnya adalah sampah.
Secara langsung kado natal untuk Tuhan Yesus tidak ada sama
sekali, justru Ialah kado natal bagi semua orang. Di sinilah letak kesungguhan
Tuhan Yesus di dalam menjalankan kehendak Tuhan. Yesus yang dipandang hina oleh
orang kebanyakan pada saat itu justru ditinggikan dan ditempatkan di tempat
yang mahatinggi oleh Allah Bapa.
10. ORANG PALING HINA
KESEPULUH
"is the person who knows you in and out"
Awalnya ketika menulis blog ini, hanya ada 9 tokoh paling
hina namun setelah merenung sejenak, maka saya sadar bahwa saya juga adalah
orang yang hina yang ikut merayakan hari natal. Diri kita masing-masing adalah
orang berdosa, tidak layak mendapat pengampunan oleh Tuhan, patut dihukum dan
dijebloskan ke neraka. Itulah keadilan Tuhan. Namun orang paling hina kesepuluh
ini juga mendapat kado natal dari Tuhan sendiri.
Kado natal kita adalah Tuhan Yesus yang rela turun dari
tahta-Nya untuk melayani orang-orang berdosa. Manusia tidak perlu lagi
memberikan kurban kepada imam di bait Allah untuk menghapus dosa. Tuhan
Yesuslah yang akan menghapuskannya. Kita bak hamba-hamba yang dijual di tempat
penjualan budak dan Tuhan Yesus datang menebus dan menjadikan kita hamba-Nya.
Tidak ada lagi perbedaan antara orang Yahudi dengan non Yahudi. Semua bangsa
adalah bangsa pilihan Tuhan. Inilah kasih Allah yang tidak terbatas dan tidak
bersyarat.
Maka hendaklah kita senantiasa mengucap syukur karena
anugerah-Nya yang luar biasa telah dicurahkan atas kita sehingga status kita
yang sebenarnya adalah manusia berdosa diubah menjadi orang kudus, anak Allah,
sahabat Allah, hamba Tuhan, umat pilihan, manusia baru, orang suci dan imam
Allah.
Haleluya! Puji Tuhan!
Dari manajemenPMK, mengucapkan SELAMAT NATAL 2014 dan TAHUN BARU 2015!
jangan lupa follow twitter @managerPMK dan berlangganan
postingan manajemenPMK GRATIS di kolom sebelah kiri. Tuhan memberkati.







No comments:
Post a Comment